IMBAR NI BORU HITA DOHOT BORU AMERIKA #2
( Bedanya wanita Batak dan Wanita Amerika )
**Karena banyak yang akan saya paparkan, akan saya post berseri.
Ketika saya menginjak remaja kembali saya pulang kampung , kali ini saya tinggal didaerah Tampubolon…tetapi nama tempatnya Aritonang…anehkan?!
Desa ini kira kira tiga kilometer dari Balige, sebelum Simpang Sibulele, di kampung ini konon ada pabrik Kopi yang cukup terkenal dijamannya yaitu An-Ju-Tam.
Anak anak muda desa mengajak saya Martandang ke Gasaribu, saya yang memang ingin tahu tentang kehidupan Bona Pasogit senang senang saja….
Malam minggunya kami menaiki semacam angkutan kota yang dimuat sangat melebihi kapasitas, tubuh saya yang berukuran diatas rata rata kalau dibandingkan dengan orang Indonesia, harus berhimpitan dan kaki saling injak menginjak.
Sopir Angkot melarikan kendaraannya dengan sangat kencang karena Angkot sudah penuh, tidak perlu penompang lagi, sekitar tiga kilometer dari Aritonang arah Lagu Boti, Angkot seolah olah terbang….menimbulkan sensasi diperut…itulah Jembatan Sigeok geok kata teman saya menjawab kebingungan diwajah saya.
Sesampainya di Sirpang Gasaribu kami turun dari Angkot, kami berjalan kaki sekitar seratus meteran sebelum kami memasuki sebuah rumah yang juga menjualTuak sejenis minuman tradisional beralkohol berasal dari pohon nira. ( orang Batak menyebutnya Borta atau “Bagot”, tetapi “Bagot” juga berarti payudara, mungkin karena sama sama dapat mengeluarkan cairan berwarna putih?!)
Dari informasi teman, saya ketahui bahwa suami Ibu pemilik Lapo ini adalah mantan anggota DPR bermarga Pangaribuan, sehingga suaminya akrab dipanggil “Dewan”, sayang si Ibu sedang pisah ranjang dengan suaminya, sehingga si Ibu harus menghidupi dirinya dan anak anaknya sendiri, sekaligus biaya sekolah mereka.
Selain Marlapo, siIbu ini juga adalah Parrengge rengge, pedagang yang berpindah pindah mengikuti jadwal hari pekan.(di sekitar Bona Pasogit biasanya hari pekan adalah sekali seminggu, misalnya hari Jum’at di Balige, selasa diPorsea )
Tetapi yang paling mengagumkan saya adalah sang Ibu sama sekali Buta Huruf….tidak tau huruf dan tidak tau angka…..sangat sulit saya bayangkan betapa geniusnya Ibu ini untuk mengingat semua jenis dan harga dagangannya hanya dengan memori ingatan tanpa record tulisan, juga penjumlahan dan perputaran angka semua hanya dipikiran….
Saya masih ingat waktu Computer saya crash, saya hampir tidak bisa melakukan pekerjaan karena semua data, contact dan hal hal yang berhubungan dengan pekerjaan saya hilang …..saya baru sadar betapa tergantungnya saya kepada si computer ini.
Sementara seorang Ibu bisa melakukan bisnis dengan ingatan tanpa tulisan…
BORU BATAK MEMANG LUAR BIASA…!!!
Lagi-lagi Lae, boru batak yang hebat…saya kebetulan orang kampung, (tempat yang lae jalanin mulai dari aek rangat hutabarat, sampai sosor ladang dan hutagalung di daerah itulah masa kecil sampai SMA saya). Saya tau, buanyak dari kita ini disekolahkan oleh ibu yang buta huruf. hehehe. Dan mereka adalh Ibu yang hebat.
Michael:Betul Lae, tetapi sekarang Boru Batak sudah pada Pintar pintar Lae…mereka juga Hebat.
wah…dimataku ibuku juga wanita hebat..walaupun dengan pendidikan seadanya…walaupun tak pernah menghadirirapat seperti wanita-wanita karier…walaupun tak mengerti iptek…walaupun tak tahu politik…walaupun ibuku bukan orang batak…hehehehe….
Yang jelas i love my mom…
Semoga dikemudian hari…ibu-ibu mendapat perhatian yang lebih baik ,baik dari anak,dari suami dan dari orang-orang sekitarnya.
salam buat boru-boru…
Michael:Saya setuju dengan Anda, semua Ibu adalah insan yang Hebat, ma’af saya tidak berniat membedakan antara Suku, hanya saja Saya tentunya lebih mengenal sifat Wanita Batak dari pada yang lain, Terima kasih.
Soal hitung menghitung uang tanpa kalkulator atau tertulis sepertinya sudah jadi the nature of women deh bang
, mama saya walapun orang jawa, kalau sudah soal hitung menghitung uang belanja….ngalah2in accounting deh….
Michael:saya ingin bertanya kalau yang ini ni…bagimana…?! he..he..he..
Saya dari dulu ga suka matematika, tapi kalau soal duit lancar itungannya…hahahaah
Michael:Baguslah…soalnya kamu kan calon Manejer Keuangan (Keluarga), jadi harus pintar ngitung Duit….he..he..he………Salam dari jauh.
justru kadang orang yg buta huruf dan minim pendidikan punya ingatan kuat. seperti orang2 tua dulu
kalo saya menghitung tanpa kalkulator dijamin gak akan tuntas. bisa2 jari tangan dan kaki juga ikut dikerahkan
perempuan2 batak itu luar biasa ya. nyangkul di sawah, jualan, buka lapo, sampai jadi inang2 ke singapore, semua demi menghidupi anak & keluarga
Michael:Sebenarnya semua Perempuan juga Hebat….kalau nggak ada Perempuan saya nggak ada kan?!, tetapi saya mengemukakan Perempuan Batak sebagai bahasan, karena saya merasa lebih mengenal Perempuan Batak…….tapi semua Perempuan tetap saya Hormati dan Kagumi.
Salam dari jauh.
Beberapa tahun lalu, ibu mertuaku pernah jadi business girl alias “Inang parrengge-rengge”. Dari kampung bawa hasil bumi ke Batam. Dari Batam bawa Selimut, Bad Cover, Handuk, Payung dll untuk dijual lagi di kampung.
Sedikitpun tidak mengalami kesulitan, padahal gak bisapun bahasa Indonesia. Yang saya sendiripun mungkin gak bisa melakukannya.
Pernah saya tanya bagaimana mertuaku ini berkomunikasi dgn para tauke yang rata2 orang Chinesse kata mertua saya: ” Hupassosothon attong hataku” molo dang diantusi angka sina i, lok disi……! ( Michael, plz…translate kan dulu kata-kata diatas, karena saya gak tau bahasa Indonesianya : “Hupassosothon” ) wakakakkkk……..
Boru Batak memang HEBATTTT….! ( kecuali saya… )
Michael:He..he..he…..dapat PR….Hupassosothon…artinya kurang lebih….Nyelethuk….
Ah….Ito ini merendah Diri meningkatkan Mutu….Ito juga termasuk yang Hebat itu.
Bah, dari gasaribu ke rumah saya hanya 500 meter, namanya Hutatinggi. tapi tembak langsung jalan sawah. kalau dari jalan kederaan sekitar 2 km. Padahal melintas dari simpang Gasaribu itu nampaklah darur rumah kami
kalau Sigeokgeok itu lae sudah berkurang geokna, karena setiap tahun dilapis jadi jalan semakin tinggi.
Siapa ya yang teler minum tuak di gasaribu itu, katanya anak pangaranto ?
lae, jangan terus panglatu, na songon si indria i petaho boi ma, ai songon na lambok do bohi sisongon i. Pasti do loasonna lae tu dangdut spanyol
Michael:Justru waktu Pulangnya kita jalan kaki lewat pematang Sawah…ke Sirongit, jangan jangan kami melewati Halaman Rumah Lae…..
Bah….jadi sudah nggak menggelitik hati lagi ya….?!, kalo yang Teler itu perasaan bukan saya..he..he..he….Ai i madah..napaimahon Boru Hita on ma na Borat i…Anggo Boru Spanyol dohot Amerika…bahat do Dison Lae, BTW meleset melesetnya kata (Ambal ambal ni Hata)…boasa ma ingkon tu si Perhatian ni Lae……..?! he..he..he……
…selasa diPorsea )
saotik koreksi ate: onan porsea atau onan tombis ari rabu do dang ari selasa….
Michael:Bah….berarti Selasa di Siborong borong ya…?! maklum sudah lama sekali Lae…terima kasih atas koreksinya……
Hmm emang siy banyak yang bilang cewe batak (baca: Ibu2 batak) hebat-hebat….