Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘Pahae’ Category

Sebelumnya  saya , mengucapkan Selamat Tahun Baru 2009 kepada seluruh rekan dan Saudara yang mengunjungi Blog ini, saya mohon maaf atas kesalahan yang telah saya perbuat pada tahun yang lalu….. semua itu hanya berasal dari ketidak mengertian dan kebodohan saya saja….. Maafkan saya…….

Mungkin banyak Teman yang sedikit terkecoh dengan munculnya Postingan baru disini, sementara saya tidak pernah memberikan respon atau comment di sini, juga tidak pernah Blog walking…..

Sebenarnya sebelumnya saya sudah jelaskan kalau saya sudah mempersiapkan beberapa tulisan sebelum saya memulai perjalanan, hanya saja dipublish dengan waktu/schedule yang diundurkan agar selalu muncul tulisan (seolah olah) tulisan baru agar tidak membosankan, jadi terhitung sejak 17 December saya tidak membuka Blog ini, kecuali ketika menuliskan Postingan terahir.

Saat ini saya melihat sudah mencapai 10.000 kliks ….. untuk ukuran tulisan sederhana , ini sangat luar biasa bagi saya …. Terima kasih atas appresiasinya.

Saya merasa sangat bersalah pada semua rekan rekan yang telah menyempatkan diri mengunjungi dan berkomentar di Blog ini, tetapi waktu saya yang sangat terbatas membuat saya tak sempat ….. sekali lagi Maafkan saya….. (more…)

Advertisements

Read Full Post »

 

Adnan sangat merasa kesal sekali… bayangkan Bubu (Perangkap Ikan yang terbuat dari bambu) dan Pangilar (Perangkap Ikan yang terbuat kawat kasa) yang dipasangnya di Aek Godang (Sungai Besar) selalu kosong melompong….

Adnan curiga pasti ada orang yang iseng yang mengambil ikan yang terperangkap didalamnya… pikir Adnan.

Diapun mencari akal bagaimana caranya untuk memastikan. (more…)

Read Full Post »

Masih ingat Adnan…?! Pria terkocak di kampung kami Simangumban Pahae.

Kali ini Adnan mengunjungi Saudaranya di Kota Pinang, Labuhan Batu.

Kota Pinang adalah persimpangan antara arah ke Gunung Tua dan Padang Sidempuan dengan arah Dumai dan Pekan Baru, melalui Sikampak.

Dengan menumpang Bus SATAHI Adnan berangkat ke Kota Pinang mengunjungi saudaranya yang mengadakan Kenduri Pernikahan Anaknya, Adnan berangkat sendiri karena demi Penghematan Ongkos… maklum saat itu belum musim Panen, sehingga keuangan pun pas pas an saja.

Dengan pakaian yang Terbaik yang dimilikinya Adnan mengatur gaya bicara dan langkahnya, tetapi dasar Adnan Orang Pahae Asli, nggak bakalan bisa menghilangkan logat dan bahasanya. (more…)

Read Full Post »