Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘budaya internasianal’

Saya mempunyai seorang teman yang berasal dari Swedia, namanya Stigg Fellmann.

Beliau ini termasuk salah satu pelopor Automation system, sejak awal awal ditemukannya Computer, dan applikasi Automation system dirancang, sekitar awal tahun delapan puluhan.

Beliau ini termasuk “Suhu” atau “Guru Besar” di perusahaan ABB, mungkin anda pernah mendengar atau mengetahui perusahaan Produsen alat alat Electronic ini.

Atau kalau Anda orang yang bekerja di perusahaan ABB (karena ABB punya kantor Cabang di Indonesia), Anda akan tau orang seperti Mien Tun (asal Myanmar) yang menjadi Branch Manager ABB di Singapore, Jerry Svensson Asia Pacifik.

Dua orang ini dan beberapa orang lainnya adalah “Murid” Stigg.

Pertama kali saya bertemu dengan Stigg di Singapore, diawal tahun sembilan puluhan, saat itu saya masih Apprentice, masih Hijau dan belum tau banyak tentang Technology. (more…)

Advertisements

Read Full Post »

Turist Bus di Amsterdam...

Turist Bus di Amsterdam...

 
 
 
 
 
 
 
 
 

 Seharian berkeliling Amsterdam… untuk sekedar cuci mata… he.. he.. he…berikut adalah beberapa Photo yang saya pilih dari sekian puluh photo yang amburadul lainnya… maklum tukang potretnya masih amatiran…. he.. he.. he…

Canal Boat di Amsterdam...
Canal Boat di Amsterdam…

 Canal Boat yang membawa kita berkeliling melalui Canal Canal yang membelah Kota Amsterdam….Ticketnya seharga sepuluh Euro…

Teman saya Flo in Action... he.. he.. he...
Teman saya Flo in Action… he.. he.. he…

Teman saya Flo…. dengan gaya nya … eh koq jadi miring begini yah…?!  Goblok.com dan Gaptek.com….

maksud saya yang mem Postnya… he.. he.. he…
Restaurant Indonesia didekat Madame Tussaud Museum...
Restaurant Indonesia didekat Madame Tussaud Museum…

Didekat Museum Lilin Madame Tussaud… terdapat Restaurant Indonesia… sayang saya nggak ingat nama jalannya…

waktu melewatinya… kami sudah makan dulu… jadi nggak sempat nyicipin masakannya…
Canal yang banyak terdapat di Amsterdam... Airnya bersih yah...?!
Canal yang banyak terdapat di Amsterdam… Airnya bersih yah…?!

Ini pemandangan Canal Canal itu… dari atas Jembatan… oh ya… di Amsterdam ribuan sepeda berlalu lalang… malah ada jalur khusus dan lengkap dengan Traffik Lightnya… khusus sepeda….

Toilet Umum yang terbuka... tanpa Pintu dan dinding...
Toilet Umum yang terbuka… tanpa Pintu dan dinding…

Dibeberapa sudut kota… terdapat Toilet terbuka ini… tanpa dinding dan Pintu… jadi yang menggunakan hanya berdiri membelakangi orang orang yang berlalu lalang dibelakangnya….

Saya nggak bisa ngebayangin bagaimana kalau Cewek yang menggunakannya yah…?! he.. he.. he… **pikiranjahil.com….
Pemandangan Kota Amsterdam dari atas Canal Boat.
Pemandangan Kota Amsterdam dari atas Canal Boat.

Pemandangan Kota Amsterdam dan Bangunannya dari atas air…. Airnya bersih banget yah…?!  hmhh… jadi ingat Kali Ancol dan Ciliwung di Jakarta… seandainya bisa sebersih ini… alangkah nyamannya…. koq Kita nggak bisa menjaganya yah…?!

Museum Bahari dan Kapal Tua.... dipotret dari atas Canal boat.
Museum Bahari dan Kapal Tua…. dipotret dari atas Canal boat.

Gedung Museum Bahari dan sebuah Kapal Layar Kuno…. yang masih terawat rapi….

Sex museum di Jantung kota Amsterdam...
Sex museum di Jantung kota Amsterdam…

 

Sex Museum ditengah Kota Amsterdam…. tetapi sayang saya nggak bisa memposting Photo photo isinya disini… soalnya Adult Contents … kalau ada yang mau… kirim e-mail saja yah… saya kirimkan melalui Japri…..

Read Full Post »

Siang tadi saya mendapat telepon dari Christina Bartells dari Swedia, sudah lama sekali saya nggak menerima khabar dari mereka di Swedia.

Memang dicomunitas saya orang orang yang suka berperjalanan jauh… ada semacam kesepakatan tidak tertulis bahwa hanya menelepon bila ada keperluan atau bila sudah lama sekali tidak ada khabar, sehingga ada rasa rindu untuk bertegur sapa.

Bukan apa apa, soalnya kita tidak pernah tau dimana orang yang sedang kita hubungi… sehingga kadang akan mengganggu, apalagi misalnya daerah yang mempunyai perbedaan waktu yang begitu besar… 

Misalnya Eropah dengan Virginia selisih waktu 7 jam Summer, 6 jam Winter.

Virginia dan Jakarta ada 13 jam berbeda, sementara Jakarta dan Santiago Chile adalah 16 jam.

Kadang tanpa sadar kita telah menelepon orang lain disaat jam 2 atau 3 pagi… mengesalkan bukan..?! kalau hanya menanyakan khabar saja. (more…)

Read Full Post »

 

Bangunan Tua Antwerp diantara bangunan baru lainnya

Bangunan Tua Antwerp diantara bangunan baru lainnya

 Hari ini saya pindahan dari Hotel ke sebuah Apartment namanya Ambassador, tidak jauh dari Central Station Antwerp.

Selain tinggal di apartment lebih bebas dan ada fasilitas Kitchen set dan Living room yang cukup luas, saya juga agak jengah dengan Hotel yang sebelumnya.

Fasilitas dan Kamarnya sih tidak begitu buruk, malah cukup lumayan. (more…)

Read Full Post »

Setelah sekian lama “Bertapa” di Banten, tepatnya di Desa terpencil di Menes …… kabupaten Lebak, tidak berapa jauh dari daerah pemukiman oranBadui suku dalam yang sangat menyatu dengan Alam sehingga menolak dengan segala macam peradaban Modern.

Ada cerita tersendiri yang mungkin akan saya tuliskan lain kali, mengapa saya memilih beristirahat di aerah terpencil yang jauh sekali dari “Peradaban” kebisingan kota, justru menenangkan diri di sebuah desa yang hanya bisa dimasuki kendaraan roda dua alias Ojeg tumpangan umum yang terkenal disana. (more…)

Read Full Post »

Helmut... Geli.... jangan... berhenti... jangan... berhenti..... jangan berhenti.... jangan berhenti..... terusin.....

Helmut....... jangan.....Geli........ah..... jangan........ berhenti........ jangan........ berhenti.......... jangan berhenti.... jangan berhenti..... terusin.....

Setelah beberapa urusan di Jakarta dan Cilegon selesai, rombongan kami melanjutkan perjalanan ke Surabaya yang nantinya akan diteruskan ke Semarang.

Pagi pagi kami sudah Checkout dari Hotel kemudian dengan shuttle bus yang berupa Van mengantarkan kami ke Bandara Sukarno Hatta di Cengkareng.

Ketika keluar dari Ancol dan akan belok kanan menuju Tol arah Bandara, kami melihat banyak Pak Ogah yang menyetop kendaraan yang akan melintas dan memberi peluang kendaraan yang akan memutar balik lebih dahulu, dengan imbalan sekedar uang recehan.

Melihat ini Helmut bertanya pada saya koq nggak pakaian seragam petugas, tetapi bebas menghentikan kendaraan lain kemudian menerima sesuatu dari pengendara… (more…)

Read Full Post »

 

Setelah sekitar dua bulan kami berhubungan, Huey Lan mengatakan akan mengenalkan saya pada kedua orang tuanya dan juga beberapa kerabatnya, untuk itulah saya diundang pada ahir pekan untuk acara Minum Teh, atau Yam Cha bahasa sononya…(ejaannya mungkin kurang pas…).

Dia bertanya pada saya apakah saya Berani…?!  Bah… sayakan Gentleman dari Simangumban, masak nggak berani…?! pikir saya.

Setelah saya mengetahui siapa sebenarnya Huey Lan, ada sedikit perubahan pada perasaan saya padanya, entahlah sayapun tak paham… saya yang biasanya tidak suka membeda bedakan orang atas segala latar belakang kehidupannya, ternyata tak bisa membohongi diri sendiri, bahwa sedikit banyak latar belakang punya pengaruh juga.

 

 

Satu persatu semua yang selama ini dirahasiakan Huey Lan kuketahui dari pengakuannya sendiri.

Ternyata selama ini kalau saya mengantarkannya naik taxi, Dia hanya meminta Taxi memutar berkeliling kemudian kembali ke Hotel dan menaiki Mobil Roll Royce yang lengkap dengan supir pribadi itu menuju rumahnya, setelah yakin saya tak melihatnya, entah apa maksudnya melakukan itu. (more…)

Read Full Post »

Older Posts »