Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘Huey Lan’

Hari Sabtu dan Minggu kemarin, saya nggak kemana mana… rasanya males untuk melakukan apa saja… juga mungkin karena cuaca udara yang kurang mendukung… Dingin dan tiupan angin yang cukup menambah kesejukan…

tetapi ada hal hal lain juga yang membuatku agak resah, hari Sabtu karena kurang tidur… hampir semalaman mengutak atik … mencari Virus Sialan itu…

sementara hari Minggu, sedikit resah karena membaca sesuatu… yang membuat saya sempat membuat beberapa tulisan “Curahan hati”…. Hei… PANGLATU juga manusia bukan..?! yang juga punya hati dan Perasaan…?!

Seharian saya habiskan untuk Chat di YM dengan sahabat sahabatku yang setia untuk berdiscusi dengan ku…

Ada seorang Ibu Muda dari Bogor…. beliau menyemangatiku… bahkan ketika saya utarakan bahwa mungkin saya akan meninggalkkan Dunia Blogger… beliau “Marah”… dan memberi semangat baru buatku…. Terima kasih atas masukan dan Nasehatmu… I really Appreciated that…..

Ada Ren… di Hong Kong, seorang Wanita muda berhati Mulia…. seorang teman yang sedang Bersekolah di sana.. beliau ini mengaku dari Etnik tertentu… jadi kalau ada tulisannya yang menyinggung Etnik tersebut saya anggap Wajar… Oto kritik sifatnya…

berikut E-mail dari Ren…. Terima kasih ya….

BTW atas E-mail dari Ren ini mendorong saya untuk memPost tulisan tulisan yang sempat kutunda … tulisan yang muncul setelah membaca suatu kisah… Kisah sebuah Hati yang telah Berkiblat kesatu arah…

Que sera …sera….

Con todos me Corazon…. Te amo….

Besito …. besito Mucho…. (more…)

Advertisements

Read Full Post »

 

Setelah sekitar dua bulan kami berhubungan, Huey Lan mengatakan akan mengenalkan saya pada kedua orang tuanya dan juga beberapa kerabatnya, untuk itulah saya diundang pada ahir pekan untuk acara Minum Teh, atau Yam Cha bahasa sononya…(ejaannya mungkin kurang pas…).

Dia bertanya pada saya apakah saya Berani…?!  Bah… sayakan Gentleman dari Simangumban, masak nggak berani…?! pikir saya.

Setelah saya mengetahui siapa sebenarnya Huey Lan, ada sedikit perubahan pada perasaan saya padanya, entahlah sayapun tak paham… saya yang biasanya tidak suka membeda bedakan orang atas segala latar belakang kehidupannya, ternyata tak bisa membohongi diri sendiri, bahwa sedikit banyak latar belakang punya pengaruh juga.

 

 

Satu persatu semua yang selama ini dirahasiakan Huey Lan kuketahui dari pengakuannya sendiri.

Ternyata selama ini kalau saya mengantarkannya naik taxi, Dia hanya meminta Taxi memutar berkeliling kemudian kembali ke Hotel dan menaiki Mobil Roll Royce yang lengkap dengan supir pribadi itu menuju rumahnya, setelah yakin saya tak melihatnya, entah apa maksudnya melakukan itu. (more…)

Read Full Post »

 

Dengan sigap dan penuh perasaan satu persatu kancing bajuku dilepaskannya, setelah terlebih dahulu melepaskan dasi yang kupakai, kemudian mengganti bajuku dengan kaos.

Saya menurut saja seperti kerbau di cocok hidungnya, pasrah dan menikmati sekali semua yang dilakukannya, semakin kagum saya pada nya.

Saya kembali teringat pada Ibuku yang telah tiada…….  Beliau lah Wanita terahir yang menggantikan baju untukku, itupun puluhan tahun yang lalu…. Saya telah jatuh Cinta padanya.

Hari kedua di Kaoh Shiung saya memulai activitas, bertemu dengan Agency Local mengadakan meeting dan menyusun program yang akan dilaksanakan.

Ada hambatan yang sangat mengganggu saya yaitu factor Bahasa, ternyata orang Taiwan yang saat itu sangat dekat dengan Amerika, tidak banyak yang bisa berbahasa Inggris. (more…)

Read Full Post »

Saya mengunjungi Taiwan untuk pertama kali tahun 1993 sekitar lima belas tahun yang lalu, dengan usia yang masih sangat muda, tetapi saya diberi kepercayaan untuk melaksanakan tugas di sana.

 

Saya mendarat di Kaoh Shiung Taiwan, setelah transit di Hong Kong untuk meneruskan penerbangan yang cukup panjang dari Frankfurt Germany.

Saya dijemput oleh Agency setempat, dan langsung diantar menuju Hotel yang telah di sediakan, Hotel Major. (more…)

Read Full Post »